fw-1
Slide thumbnail

Home Asia Road Racing Championship

Jakarta – Sebanyak empat bibit pebalap muda binaan PT Astra Honda Motor (AHM) melalui program Astra Honda Racing School (AHRS) akan bertarung pada lanjutan gelaran Idemitsu Asia Talent Cup (IATC) seri Sepang International Circuit Malaysia (3/8). Berbagai persiapan dilakukan secara intensif oleh Alvaro Hetta Mahendra, Davino Britani, M Badly Ayatullah Massorong dan Nelson Cairoli Ardheniansyah untuk mendapatkan performa optimal saat menjalani dua race dalam satu hari.

Jeda balap yang cukup panjang, menjadi waktu bagi para pebalap mempersiapkan diri menghadapi 17 pebalap di lintasan sepanjang 5,543 Kilometer. Berbagai jadwal dan monitoring latihan yang diberikan AHM, menjadi salah satu langkah pebalap untuk mempersiapkan fisik guna mendapatkan stamina yang mendukung saat balapan. Selain latihan fisik, para pebalap binaan AHM juga telah mempersiapkan berbagai strategi untuk dapat tampil dominan dan bersaing di grup depan dalam perebutan podium tertinggi gelaran IATC seri ketiga.

Meskipun di musim pertamanya, Nelson dan Badly dapat beradaptasi dengan baik dalam dua seri sebelumnya dan mampu menempati peringkat 10 besar klasemen sementara. Catatan hasil perkembangan yang positif juga menjadi bekal mental bagi para pebalap untuk memberikan prestasi terbaik bagi bangsa Indonesia.

“Seri ketiga ini menjadi seri yang penting bagi saya, karena di dua seri sebelumnya saya selalu bertarung di top group namun belum bisa menghasilkan podium. Persiapan yang lebih matang, fisik yang lebih kuat, dan tentunya pengalaman balapan yang saya miliki menjadi modal kuat untuk mendapatkan podium di seri Malaysia ini,” Ujar Badly.

“Saya telah mempelajari dan mengevaluasi hasil seri sebelumnya. Saya berlatih fisik untuk menghadapi seri yang cukup menguras tenaga dan berlatih kemampuan balap bersama pelatih di fasilitas AHM. Walaupun ini balapan pertama saya di sirkuit Sepang, saya akan fokus untuk meraih hasil yang maksimal,” ujar Nelson.

IATC seri Sepang, Malaysia akan diselenggarakan pada hari Minggu (3/8), dimana start berlangsung pada pukul 08:00 WIB untuk race pertama dan race kedua pada pukul 12:00 WIB. Para pecinta balap yang ingin mendukung perjuangan empat pebalap muda Indonesia ini dapat menyaksikan balapan secara live, pada channel Youtube Asia Talent Cup.

TAPIN — Asosiasi Honda CBR (AHC) kembali menunjukkan eksistensinya sebagai komunitas motor yang solid dan berdampak positif, dengan sukses menyelenggarakan Jambore Daerah AHC Kalimantan ke-8 di Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan. Acara ini menjadi momen penting bagi puluhan penggemar dan anggota komunitas Honda CBR se-Kalimantan untuk berkumpul, bersinergi, dan ikut berkontribusi dalam mempromosikan potensi wisata daerah.

Acara yang digelar selama dua hari di Café Grafio Tapin ini dihadiri oleh puluhan peserta dari berbagai daerah di Kalimantan, termasuk dari komunitas CBR Barito Timur, Archer Pelaihari, Reborn, Tapin, dan Banjarmasin. Para peserta menempuh perjalanan hingga tiga jam atau lebih demi bisa hadir dan memeriahkan ajang silaturahmi antar komunitas ini.

“Kami sangat mengapresiasi semangat kawan-kawan dari seluruh Kalimantan yang hadir. Tidak hanya berkumpul, kami juga ingin menanamkan nilai bahwa komunitas motor juga bisa menjadi agen positif untuk mengenalkan keindahan daerahnya,” ujar Hendrik, Ketua Umum RCCT (Reborn CBR Club Tapin) sekaligus tuan rumah Jambore Daerah tahun ini.

Dengan mengusung tema “Together On The Road, United in Heart,” kegiatan ini tak hanya menjadi ajang hiburan dan temu kangen, tetapi juga sarana memperkuat solidaritas, mempererat jaringan antar klub, dan memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat.

Dalam rangka mendukung sektor pariwisata Kabupaten Tapin, panitia jambore juga mengarahkan para peserta untuk mengunjungi sejumlah destinasi unggulan daerah, salah satunya River Tubing Sungai Piani, yang mulai populer sebagai tujuan wisata minat khusus. Para peserta diajak untuk mengeksplorasi keindahan alam Tapin sekaligus memberikan testimoni positif yang bisa mendorong promosi pariwisata secara organik.

“Kegiatan ini bukan sekadar hobi otomotif, tetapi juga sarana nyata untuk ikut membangun daerah. Kami senang bisa memperkenalkan tempat wisata Tapin kepada kawan-kawan dari luar daerah,” tambah Hendrik.

Jambore ini juga menjadi bagian dari kampanye “Sinergi Bagi Negeri” yang diusung oleh AHC bersama jaringan PT Astra Honda Motor dan jaringan Dealer, termasuk PT Trio Motor sebagai Main Dealer resmi Honda di wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.

“Melalui dukungan kegiatan komunitas seperti ini, kami ingin menunjukkan bahwa dunia otomotif dan komunitas motor bisa bersinergi dalam menciptakan dampak sosial yang positif, termasuk dalam mendukung pengembangan wisata dan ekonomi lokal,” ujar M. Subhan Fajri, PIC Below The Line PT Trio Motor.

PT Trio Motor juga mendukung kelancaran acara dengan penyediaan fasilitas teknis dan materi edukasi keselamatan berkendara (safety riding), yang menjadi bagian penting dalam setiap agenda komunitas Honda di seluruh Indonesia.

 

Jakarta – Jelang laga perdana ajang adu kecepatan pebalap muda potensial Asia, Idemitsu Asia Talent Cup (IATC) 2025, empat pebalap muda binaan PT Astra Honda Motor (AHM), siap berjuang mengharumkan nama bangsa. Persiapan menyeluruh telah dilakukan oleh M. Badly Ayatullah, Davino Britani, Nelson Cairoli Ardheniansyah, dan Alvaro Hetta Mahendra baik secara mental maupun fisik untuk menaklukkan ajang balap yang digelar pada 1-2 Maret 2025 di Chang International Circuit, Buriram, Thailand, bersamaan dengan MotoGP.

 

Bekal positif pun diraih oleh pebalap-pebalap muda potensial Indonesia ini pada sesi pre-test yang dilakukan pada 21-22 Februari 2025 di Chang International Circuit, Buriram, Thailand. Keempat pebalap belia berusia 14-16 tahun ini menunggangi NSF250R dan mampu menunjukan hasil yang kompetitif. Pebalap kelahiran Lambarese, Sulawesi Selatan, Badly mencatatkan waktu tercepat 1:46.792 dan menempatkannya di posisi keenam. Pebalap lainnya yang merupakan lulusan Astra Honda Racing School (AHRS) 2024, Davino mempu bertengger di posisi ke delapan dengan catatan waktu tercepat 1:47.058. Sementara Nelson dan Alvaro mengisi posisi ke 12 (1:47.373) dan posisi ke 19 (1:48.948).

 

“Alhamdulillah saya bisa beradaptasi di tiap sesi test dan bersaing kompetitif pada simulasi balap yang saya lakukan. Saya juga sudah mengevaluasi titik-titik yang perlu saya kembangkan lagi agar bisa tampil maksimal nanti di putaran pertama. Semoga hasil balap nanti bisa sesuai harapan, mohon doa dan dukungannya,” ujar Badly.

 

Sementara Davino yang telah memiliki pengalaman sebagai wildcard di IATC putaran Mandalika musim lalu, merasa optimis dalam bersaing di putaran pertama di Buriram.

 

“Saya sangat antusias hadapi seri pertama di Thailand ini. Saya pernah bersaing di IATC sebagai wild card pada putaran Mandalika musim lalu. Saya pun mendapatkan hasil yang cukup baik pada sesi pre test. Saya optimis bisa bersaing dan meraih hasil maksimal,” ujar Davino.

 

Keempat pebalap belia binaan yang merupakan jebolan Astra Honda Racing School (AHRS) ini akan bersaing dengan 20 pebalap muda potensial dari berbagai negara lainnya dalam 6 seri yang digelar sepanjang musim balap IATC 2025. General Manager Marketing Planning and Analysis AHM Andy Wijaya mengatakan persiapan optimal yang dilakukan oleh keempat pebalap binaan menjadi modal dalam berjuang menghadapi persaingan IATC 2025.

 

“IATC merupakan gerbang perwujudan mimpi para pebalap muda Indonesia di pentas balap level Internasional. Melalui semangat Satu Hati, Astra Honda akan terus memberi dukungan untuk terus berprestasi di kejuaraan ini. Tentu saja, dukungan dari masyarakat memberikan energi tersendiri bagi para pebalap dalam meraih prestasi dengan membawa nama Indonesia,” ujar Andy.

 

Idemitsu Asia Talent Cup (IATC) 2025 yang juga dipromotori Dorna Sports (promotor MotoGP) merupakan ajang bagi pebalap muda berbakat di wilayah Asia dan Oceania dalam meniti karir di ajang balap Internasional.

 

Selain pebalap dari Indonesia, IATC 2025 diikuti oleh pebalap muda dari berbagai negara di Asia, yaitu Korea Selatan, China, India, Jepang, Filipina, Malaysia, Thailand, dan Australia. Gelaran IATC dilakukan sebanyak 12 kali balapan, dimana ajang balap akan terbagi dalam 6 putaran yaitu dua kali di Chang International Circuit – Buriram (Thailand), Lusail International Circuit (Qatar), Sepang Internasional Circuit

 

(Malaysia), Mobility Resort Motegi (Jepang), Pertamina Mandalika International Circuit (Indonesia), dan kembali di Sepang Internasional Circuit (Malaysia). Seri pertama IATC musim ini digelar sebanyak dua kali di Chang International Circuit, Buriram, Thailand pada Sabtu (1/3/2025) dan Minggu (2/3/2025) masing-masing pukul 16:10 WIB dan 09:45 WIB. Gelaran balap IATC ini dapat disaksikan pada channel Youtube Asia Talent Cup.

 

Herjun Atna Firdaus mengunci gelar juara Asia Production 250cc musim ini. Finis kedua pada balapan terakhir Asia Road Racing Championship, Minggu (8/12/2024), di Chang International Circuit, Buriram, cukup untuk mengantar Herjun menjadi pemuncak klasemen akhir kelas ini. Muhammad Kiandra Ramadhipa harus menelan pil pahit setelah gagal finis karena masalah teknis. Di kelas SuperSports 600cc, Rheza Danica Ahrens berhasil finis di urutan ke-8. Mohammad Adenanta Putra dan Veda Ega Pratama sama-sama gagal finis karena terjatuh.

 

Herjun dan Ramadhipa sama-sama punya peluang untuk menjadi juara Asia saat menjalani balapan AP250 hari ini. Namun, balapan baru berjalan dua lap ketika Ramadhipa harus masuk pit karena masalah mesin motornya. Mimpi Ramadhipa untuk menjadi juara Asia 2024 seketika musnah. Herjun sempat mengalami kesulitan pada lap-lap awal dan turun beberapa posisi. Perlahan dia berhasil melewati pebalap lain dan akhirnya finis di posisi kedua. Raihan ini sudah cukup untuk memastikannya menjadi juara musim ini.

 

Dua pebalap Astra Honda Racing Team tidak bisa menyelesaikan balapan SS600. Veda jatuh lebih dulu saat menjalani lap keenam. Adenanta kemudian terjatuh saat balapan hanya menyisakan dua lap dan tengah berada di posisi ketiga. Insiden ini sekaligus menutup harapan Adenanta untuk menjadi juara SS600 musim ini. Rheza berhasil menyelesaikan balapan dan finis di posisi ke-8.

 

Herjun mengunci gelar juara AP250 2024 setelah mengumpulkan 165 poin. Dia dua kali meraih kemenangan, yaitu pada race kedua putaran pertama di Thailand dan race pertama putaran kelima di Malaysia. Tahun lalu, Herjun menutup musim sebagai runner-up, kalah dari rekan satu timnya, Rheza Danica. Ramadhipa mengakhiri musim ini dengan berada di peringkat ketiga klasemen hasil mengumpulkan 147 poin. Pebalap 15 tahun tersebut memenangi tiga balapan sepanjang musim ini. Di kelas SS600, Adenanta keluar sebagai runner-up dengan hasil 161 poin. Veda menutup musim dengan berada di peringkat ke-6 (96 poin), sementara Rheza di peringkat ke-9 (85 poin).

 

“Puji Syukur Alhamdullillah, terima kasih banyak atas semua dukungan yang diberikan kepada saya hingga akhirnya mampu menjadi juara AP250. Saya sangat bahagia dengan kemenangan ini. Terima kasih kepada Astra Honda Racing Team, orang tua, keluarga, dan orang yang selalu mendukung saya. Balapan yang luar biasa di seri ke 6 Buriram ini. Saya hanya mencoba untuk tetap fokus dan tidak membuat banyak kesalahan yang merugikan saya, mengingat point begitu rapat dengan pebalap lain. Sekali lagi terima kasih untuk semua doa dan dukungannya. Ramadhipa.”

 

Buriram, Thailand – Astra Honda Racing Team (AHRT) menutup musim Asia Road Racing Championship (ARRC) 2024 dengan pencapaian luar biasa. Herjun Atna Firdaus bersama CBR250RR melesat kencang menjadi Juara Asia di kelas Asia Production 250cc (AP250). Berhasil membendung tekanan kuat pebalap lain yang menggunakan mesin bersilinder dan berkapasitas lebih besar, Herjun mampu menjaga konsistensi prestasinya di sepanjang musim balap 2024. Raihan finish posisi kedua pada balapan kedua yang dihelat hari Minggu (8/12) di Chang International Circuit, Thailand, membuatnya berhasil menggenggam gelar Juara Asia 2024 dengan total raihan 165 poin.

Putaran akhir ARRC di Buriram dimulai dengan hasil kualifikasi yang menjanjikan. Herjun dan rekan setimnya, Muhammad Kiandra Ramadhipa, memulai balapan dari posisi kedua dan ketiga. Pada balapan pertama di hari Sabtu (7/12), Ramadhipa tampil sebagai pemenang setelah pertarungan ketat sepanjang balapan. Herjun yang memulai dengan baik harus puas finis di posisi keempat. Kedua pebalap tersebut menunjukkan konsistensi dalam memimpin jalannya balapan, membuktikan performa kencang dari CBR250RR di lintasan balap.

Pada balapan kedua, Herjun memulai dari posisi kedua namun langsung menghadapi persaingan yang ketat. Setelah sempat terpukul mundur ke posisi kesembilan di lap pertama, Herjun terus memacu CBR250RR miliknya dengan pasti, merangsek ke barisan depan. Strategi yang diterapkannya berhasil membuahkan hasil yang positif. Di lap keenam, Herjun naik ke posisi ketiga, kemudian mempertahankan posisi kedua hingga garis finis sekaligus mengamankannya gelar Juara Asia ARRC untuk kelas AP250. Semantara itu Ramadhipa terpaksa tidak dapat melanjutkan balapan karena terdapat kendala pada mesin sepeda motornya.

Sepanjang musim balap tahun ini, Herjun bersama CBR250RR miliknya telah berhasil menyumbangkan total 6 podium dari 11 balapan yang berlangsung di kelas AP250. Prestasi membanggakan untuk Indonesia ini membuatnya berhasil mengantongi total poin akhir sebanyak 165 poin. Tak kalah membanggakan, Ramadhipa juga berhasil bertengger di posisi klasemen akhir ketiga pada balapan perdananya di kelas AP250. Performa ini diraih kedua pebalap Astra Honda dengan mengalahkan lawan pebalap-pebalap lainnya yang menggunakan kapasitas mesin lebih besar.

“Saya sangat bersyukur dan senang dengan hasil balapan kali ini. Di awal, saya sengaja mengatur ritme di barisan belakang untuk menjaga performa ban. Menjelang lima lap terakhir, saya tancap gas dan mengincar posisi terdepan, hingga akhirnya finis di posisi kedua. Terima kasih kepada tim dan mekanik yang terus mendukung saya hingga menjadi Juara Asia tahun ini di kelas AP250,” ujar Herjun,

Sementara itu, penampilan pebalap AHRT di kelas SS600 tidak kalah menarik. Adenanta memulai balapan pertama dari posisi ketujuh, namun ia dapat langsung melesat ke barisan depan pada lap kedua dan menempati posisi kedua. Beberapa kali Adenanta dapat memimpin di tikungan-tikungan yang menantang, namun di lap ketujuh ia sempat tergeser ke posisi ketiga akibat manuver agresif dari pebalap lain. Pantang menyerah, Adenanta terus melesat memberikan tekanan pada pebalap di depannya hingga berhasil mengamankan posisi kedua saat melintasi garis finis.

Berbeda dengan balapan pertama, balapan kedua kelas SS600 menjadi tantangan berat bagi para pebalap AHRT. Adenanta, yang memulai balapan dengan percaya diri, sempat naik ke posisi ketiga di lap kesepuluh. Namun, ia terjatuh dan tidak bisa melanjutkan balapan. Rekan setimnya, Veda Ega Pratama, juga mengalami insiden serupa. Rheza Danica Ahrens, yang juga berjuang keras di balapan kedua, berhasil finis di posisi kedelapan.

Meskipun begitu, Adenanta tetap menjadi kebanggaan Indonesia dengan menutup musim di posisi kedua klasemen akhir dengan 161 poin, sekaligus menjadi satu-satunya pebalap Indonesia di 5 besar puncak klasemen. Sementara itu, Veda mengamankan posisi keenam klasemen dan Rheza di posisi kesembilan berkat performa konsisten mereka sepanjang musim ini.

Andi Farid Izdihar yang turun bersama dengan Honda Asia Dream Racing (HADR) juga mencetak hasil yang impresif. Bersama CBR1000RR-R, Andy Gilang berhasil mempersembahkan double podium dengan posisi pertama di race pertama dan posisi ketiga di race kedua. Hasil ini menempatkannya di posisi klasemen akhir kedua dengan total 181 poin.

General Manager Marketing Planning and Analysis AHM, Andy Wijaya mengapresiasi hasil membanggakan para pebalap dan tim AHRT di ARRC 2024. Hal ini membuktikan keberhasilan pembinaan balap berjenjang Astra Honda dan juga performa tangguh CBR250RR yang kencang,

“Kami sangat bangga terhadap Herjun atas raihan gelar Juara Asia AP250 dan kepada seluruh pebalap Astra Honda Racing Team atas perjuangan luar biasa di musim ARRC 2024. Kami berkomitmen untuk terus mendukung talenta balap Tanah Air agar dapat mewujudkan mimpi tertinggi mereka di lintasan balap dunia. Semoga pencapaian ini menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia.” Ujar Andy.

 

 

Jakarta – Fadillah Arbi Aditama, pebalap muda berbakat dari Astra Honda Racing Team, menutup perjalanan musim FIM JuniorGP 2024 dengan performa solid di Sirkuit Estoril, Portugal, Rabu (27/11/2024). Pada balapan pertama, Arbi berhasil meraih dua poin berharga setelah finis di posisi ke-14, yang menjadi pencapaian terbaiknya di lintasan tersebut. Namun, tantangan di balapan kedua mendorong Arbi untuk berjuang maksimal hingga finis di posisi ke-17.

Memulai dari baris ke-7 (posisi ke-20), Arbi langsung melakukan start yang agresif dan berhasil naik enam posisi pada lap pertama. Manuver beraninya di tikungan awal membawanya ke grup depan, meskipun ia harus menjaga ritme agar tetap kompetitif di tengah lintasan yang padat.

Saat balapan berlangsung, Arbi memanfaatkan kesempatan menyalip beberapa pebalap lain untuk mengamankan posisi ke-14 hingga garis finis. Dengan tambahan dua poin ini, Arbi mampu menunjukkan kemampuan adaptasi yang kuat dalam kondisi balapan yang menantang.

Balapan kedua berlangsung dalam kondisi lintasan yang lebih panas, meningkatkan kecepatan secara keseluruhan. Arbi kembali mencatat start yang baik, namun sebuah kecelakaan di tikungan ke-4 pada lap kedua memisahkan dirinya dari grup terdepan. Ia memimpin grup pengejar dengan gigih, meski akhirnya harus puas finis di posisi ke-17 akibat perbedaan jarak yang sulit dikejar.

“Perjuangan saya mengharumkan nama bangsa di JuniorGP tahun ini penuh tantangan. Cedera tangan membuat saya kesulitan pada awal musim, tetapi kami melakukan segalanya agar bisa kembali 100% dan beradaptasi dengan ban baru secepat mungkin. Saya berterima kasih kepada Junior Talent Team dan Astra Honda karena sudah percaya kepada saya, begitu juga dengan wild card GP Moto3 yang diberikan sepanjang musim balap MotoGP 2024,” ujar Arbi.

Penutupan Musim yang Berharga

Estoril menjadi seri terakhir dari musim JuniorGP 2024 sekaligus menandai akhir perjalanan Arbi bersama Junior Talent Team selama tiga musim terakhir. Pebalap asal Purworejo ini menutup musim dengan total 10 poin dan berada di peringkat ke-24 klasemen akhir.

General Manager Marketing Planning & Analysis PT Astra Honda Motor, Andy Wijaya, memberikan apresiasi atas perjuangan Arbi sepanjang musim ini. “Kami mengapresiasi semangat pantang menyerah Arbi yang terus menunjukkan perkembangan dan dedikasinya di dunia balap internasional. Raihan poin di Estoril menjadi bukti nyata kemampuan dan tekadnya untuk membawa nama Indonesia di ajang JuniorGP,” ujar Andy.

Performa dan semangat perjuangan Arbi pada musim balap 2024 menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia. Dukungan Astra Honda dan teknologi sepeda motor Honda yang mendukung perjalanan karier Arbi menjadi fondasi kuat untuk perjalanan balapnya di masa depan.

 

Jakarta – Pebalap muda berbakat dari Astra Honda Racing Team, Fadillah Arbi Aditama, bertekad memberikan penampilan terbaiknya pada putaran pamungkas JuniorGP 2024 di sirkuit legendaris Estoril, Portugal, pada 27 November 2024. Setelah menjalani musim penuh tantangan, Arbi menargetkan bisa melaju kencang membawa nama Indonesia ke kancah balap internasional.

Seri penutup di Estoril menjadi momen penting bagi Arbi yang telah menunjukkan perkembangan konsisten sepanjang tahun. Mengingat tantangan sirkuit yang berliku dan penuh teknis, pebalap #93 ini melakukan persiapan maksimal, termasuk latihan intensif dan evaluasi dari hasil balapan sebelumnya. Berbekal penampilan positif di sirkuit-sirkuit sebelumnya, Arbi optimistis bisa mencetak poin penting dalam balapan terakhir musim ini.

Musim ini, Arbi sempat mengalami cedera yang mempengaruhi performanya. Ia bersemangat untuk menjalani proses pemulihan dan kembali ke jalur persaingan. Sejumlah hasil memuaskan di SuperSports 600cc Asia Road Racing Championship dan penampilannya di Moto3 World Championship menjadi bukti ketangguhannya. Dengan dukungan penuh dari Astra Honda Racing Team, Arbi berharap dapat mempersembahkan hasil membanggakan di Estoril.

“Saya ingin melakukan yang terbaik di Estoril karena ini akan menjadi balapan terakhir musim ini. Saya telah berada di Junior Team Talent selama tiga tahun, jadi saya ingin berterima kasih kepada semua tim, semua kru dan semua orang yang telah mendukung saya di saat-saat yang baik dan buruk. Saya akan berusaha meraih hasil terbaik tahun ini. Saya percaya diri untuk Estoril karena saya telah mempersiapkan diri dengan sangat baik pada putaran terakhir, jadi mari kita fokus. Di awal tahun saya tidak bisa melakukan balap di sini, tapi saya menyukai treknya dan saya berharap cuacanya bagus, sehingga saya bisa tampil kompetitif,” kata Arbi dengan tekad kuat.

Putaran terakhir di Estoril ini akan berlangsung pada 25-27 November 2024, menggantikan Ricardo Tormo yang terimbas banjir di Valencia. Arbi, yang datang dengan motivasi tinggi setelah jeda enam pekan, bertekad untuk meraih hasil terbaik. Pada putaran sebelumnya di MotorLand, ia nyaris masuk ke Q2 (posisi ke-19 di grid) dan finis di posisi ke-12, menyamai catatan terbaiknya musim ini yang sebelumnya didapat pada race kedua di Portimao.

Ini juga akan menjadi kali pertama Arbi balapan di Estoril pada 2024 setelah absen pada putaran pertama karena cedera tangan kiri. Namun, pengalaman sebelumnya di Estoril pada 2022 dan 2023, memberinya kepercayaan diri untuk menghadapi tantangan yang ada. Pada 2022, ia finis ke-16 dan ke-15, sementara pada musim lalu, ia berhasil lolos ke Q2 dan finis di urutan ke-15.

Dengan persiapan matang dan dukungan penuh dari tim, Arbi berharap bisa meraih hasil yang memuaskan pada dua balapan kelas JuniorGP yang akan berlangsung pada Rabu, 27 November 2024, pukul 18:00 WIB dan 21:00 WIB. Sesi kualifikasi pertama (Q1) akan berlangsung pada 26 November 2024, pukul 20:10 WIB, diikuti dengan Q2 pada pukul 22:15 WIB.

 

Jakarta – Crosser binaan PT Astra Honda Motor (AHM) M. Arsenio Algifari berhasil meraih dua podium pada ajang kompetisi Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Motocross Grasstrack 2024 kelas MX2 seri ketiga (15- 17/11). Setelah melewati dua seri sebelumnya akibat pemulihan cidera, pebalap asal Jakarta ini menampilkan kemampuan terbaiknya dan meraih podium kedua pada 2 race yang digelar di Sirkuit Akarmas Sumbing Mountain, Wonosobo, Jawa Tengah.

Pada sesi kualifikasi race hari Sabtu (16/11), Arsenio menunjukkan kegigihannya setelah jatuh selepas start. Semangat untuk meraih posisi kualifikasi terbaik, Arseno kembali melanjutkan sesi kualifikasi dan mampu melewati 9 pebalap lainnya dengan mencatatkan waktu terbaiknya 1:27:609 pada putaran ke-8 sehingga dapat start dari posisi ke-4.

Pada race pertama dan kedua yang berlangsung hari Minggu (17/11), Arsenio yang menunggangi Honda CRF250R berhasil langsung masuk dalam grup terdepan. Persaingan yang ketat pada lap awal, membuat ia harus berjuang keras untuk mendapatkan posisi terbaik. Ia berhasil menempati posisi kedua selama jalannya balapan dan fokus untuk menyelesaikan balapan para race pertama. Pebalap binaan AHM ini akhirnya mampu finis di posisi kedua.

Pada race kedua, Arsenio juga langsung mampu mengambil grup posisi terdepan. Ia harus bersaing di grup terdepan secara ketat dengan pebalap motocross Indonesia lainnya. Pada lap kedua, Arseno mampu bersaing sengit dengan pebalap di depannya. Semangat dalam meraih podium, ia berhasil konsisten menempati posisi kedua selama balapan berlangsung. Hingga akhir balapan, Arseno mampu finish di posisi kedua.

“Kendati baru sembuh dari cidera, saya sangat berjuang mulai dari qualification race hingga berlangsungnya dua race. Saya bersama tim melakukan berbagai strategi untuk balapan hari ini dan membuahkan hasil yang maksimal. Terima kasih untuk semua yang telah mendukung saya selama ini,” ujar Arsenio.

General Manager Marketing Planning & Analysis AHM Andy Wijaya mengatakan perjuangan Arseno pada ajang Kejurnas ini patut diapresiasi. Semangatnya dalam menaklukan sirkuit dan meraih prestasi dapat menginspirasi crosser muda Indonesia lainnya. “Kejuaraan Nasional Motor Cross ini merupakan salah satu jenjang bagi pebalap binaan kami untuk memperkuat daya juang yang tinggi dan menghadirkan kemampuan terbaiknya. Arseno mampu menunjukkan hal tersebut dengan meraih podium terbaik sekaligus menginspirasi pebalap muda lainnya untuk berprestasi yang terbaik,” ujar Andy.

Dari hasil raihan dua podium ini, Arsenio berhasil mengumpulkan 44 poin dari 2 kali balapan yang diikuti.

 

JAKARTA – Muhammad Kiandra Ramadhipa, pebalap binaan Astra Honda Motor, sukses melesat kencang untuk menorehkan kemenangan gemilang di balapan pertama Idemitsu Asia Talent Cup (IATC) 2024 di Chang International Circuit, Buriram, Thailand, pada Sabtu, 26 Oktober 2024. Ini adalah kedua kalinya Ramadhipa juara race di tahun ini. Sebelumnya, pebalap asal Yogyakarta ini berhasil juara di race 2, putaran pembuka di Qatar.

 

Balapan berlangsung sengit sejak awal. Ramadhipa, yang sebelumnya menunjukkan hasil memuaskan di sesi latihan bebas (FP) dan kualifikasi (QP), memulai balapan dengan penuh keyakinan. Namun, setelah lap ketiga, Ramadhipa sempat kehilangan ritme balapnya dan tertinggal dari grup depan. Dengan ketenangan dan fokus yang tinggi, ia mampu memperbaiki posisinya secara perlahan hingga kembali bersaing di grup depan pada tiga lap terakhir. Pertarungan semakin ketat di tikungan akhir, di mana Ramadhipa berhasil memanfaatkan momentum untuk merebut podium tertinggi.

 

“Luar biasa, terima kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa, untuk karuniaNya. Meski hasil FP dan QP memberikan optimisme kuat buat saya, tapi saya sempat kehilangan irama balap saya setelah lap ke 3 dan sempat jauh tertinggal dengan group depan. Saya berusaha terus konsentrasi dan perlahan bisa mendekat. Pada 3 lap akhir, saya sudah bisa kembali bertarung di group depan dan akhirnya bisa memanfaatkan pertarungan rapat di tikungan terakhir hingga berhasil finish pertama,” ujar Ramadhipa penuh kebahagiaan.

 

Ramadhipa kini semakin mengukuhkan posisinya dalam persaingan papan atas klasemen sementara, berada di peringkat ketiga dengan total raihan 121 poin. Balapan kedua di sirkuit yang sama akan dilangsungkan pada Minggu, 27 Oktober 2024, dan bisa disaksikan langsung di kanal YouTube Asia Talent Cup. Ramadhipa siap memberikan yang terbaik untuk kembali membawa kebanggaan bagi Indonesia.

 

Jakarta – Bertolak dari balapan home race di Mandalika, NTB, pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM)

Muhammad Kiandra Ramadhipa langsung menuju Jepang untuk melanjutkan perjuangan pada gelaran

balap Idemitsu Asia Talent Cup (IATC) 2024 putaran keempat yang digelar di sirkuit Mobility Resort Motegi,

Jepang pada akhir pekan ini (5-6/10).

Pada seri sebelumnya yang digelar di Mandalika, Ramadhipa belum dapat tampil maksimal. Meskipun

begitu, pebalap asal Jogja ini masih bisa mempertahankan posisinya di 3 besar klasemen sementara IATC

musim ini. Bersaing menggunakan Honda NSF250R, Ramadhipa bertekad bisa tampil lebih maksimal untuk

mendapat hasil yang membanggakan di putaran kali ini.

“Saya akan fokus menyempurnakan performa saya pada putaran 4 di Motegi sehingga dapat memberikan

penampilan terbaik. Tentu tidak mudah karena pebalap tuan rumah akan tampil maksimal. Namun saya

memiliki bekal bagus saat balapan di ARRC Motegi, semoga saya bisa mengulanginya di ATC kali ini,” ujar

Ramadhipa.

Sirkuit Motegi sendiri memiliki trek sepanjang 4,8 kilometer dengan total 14 tikungan. Pada balapan kali ini

Ramadhipa akan bertarung dengan pebalap dari berbagai negara seperti Jepang Malaysia, Thailand, India,

Filipina, hingga Australia.

IATC Motegi akan diselenggarakan pada hari Sabtu (5/10) start pukul 14:10 WIB. Sedangkan race kedua

dihelat pada Minggu (6/10) start pukul 06:45 WIB. Para pecinta balap yang ingin mendukung perjuangan

pebalap Ramadhipa dapat menyaksikan balapan secara live pada channel Youtube Asia Talent Cup.

Jakarta, 4 Oktober 2024

PT Astra Honda Motor

Corporate Communication

Informasi lebih lanjut silahkan menghubungi 021 651-8080, 3041-8080 ext. 18111, 18113, 18114 atau

e-mail ke corp.comm@astra-honda.com

 
PHP Code Snippets Powered By : XYZScripts.com