Honda Modif Contest 2021, Modifikator Trio Motor Sabet Juara 3 Nasional
Trio Motor selaku Main dealer Honda di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah mengirimkan modifikator terbaiknya ke ajang tahunan Honda Modif Contest yang diselenggarakan oleh PT Astra Honda Motor (AHM). Puncak penyelenggaraan Honda Modif Contest (HMC) 2021 dilaksanakan di City of Tomorow Mall, Surabaya (18/12). Digelar secara hybrid, kontes kreatifitas modifikasi sepeda motor Honda ini melahirkan karya yang semakin beragam dengan jangkauan peserta yang semakin luas.
HMC 2021 dimulai dengan pengiriman karya modifikasi sepeda motor Honda pada periode 27 September – 31 Oktober 2021 melalui website www.astra-honda.com/hondamodifcontest. Setiap karya ditampilkan secara virtual dan diseleksi oleh juri yang merupakan builder Nasional dan media pada 8 Oktober – 3 November 2021. Penjurian tahap awal dilakukan di beberapa wilayah, yaitu Sumatera Utara, Riau, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan dan Sulawesi Utara. Sebanyak 688 peserta berkompetisi dari 12 wilayah tersebut. Hasilnya, 108 pemenang dari 12 wilayah berhak maju pada Final Battle HMC 2021.
Digelar secara offline dengan protokol kesehatan yang ketat, Final Battle HMC 2021 mencatatkan 94 peserta yang bersaing dalam 9 kelas. Beragam karya modifikasi yang apik membuat juri berpikir keras dalam memilih pemenang.
Hadi Hidayat dari Banjarmasin, Kalimantan Selatan dianugerahi modifikator terbaik ke 3 pada kelas Matic & Cub. Ia berhak mendapatkan hadiah berupa uang pembinaan dan kesempatan menjadi modifikator dalam Honda Dream Ride Project dengan mentor modifikator ulung.
Pemuda yang akrab dipanggil Hadi ini termotivasi mengikuti kompetisi ini untuk pembuktian bahwa walaupun dengan tetap dirumah selama pandemi dan berkegiatan secara daring dan luring, dirinya masih tetap bisa produktif dan berprestasi. Hadi bukan pemain baru HMC, ia juga sudah pernah menjadi runner up 1 Matic / Cub Stock Bolt On pada kompetisi yang sama di tahun 2019.
”Saya sudah mendalami hobi modifikasi sejak 2015, sekitar 6 tahun yang lalu. Tahun ini saya rasa cukup menantang karena kegiatan lomba dilaksanakan online dan offline, serta saya harus menampilkan hasil karya dari rumah melalui daring dan berlanjut secara langsung pada final battle di Surabaya kemarin.”ujar pemuda kelahiran Amuntai 21 tahun lalu ini.
Ide kreatif Hadi terinspirasi dari ciri khas pengantin adat di Kalimantan Selatan dengan warna kuning yang sakral dan penuh sejarah. Ia menjelaskan warna kuning di suku Banjar memiliki arti khusus, yaitu lambang kesultanan, dan merupakan warna pembawa selamat.
Sauqi Maulana selaku Deputy Manager Sales & MPA PT Trio Motor menambahkan, HMC bisa menjadi ajang untuk mengasah kreativitas dan aktualisasi diri bagi peminat modifikasi.
“Dengan adanya HMC, kita bisa tahu para pemuda-pemuda kreatif yang mampu bersaing di kancah nasional dan membanggakan banua.” tambah Sauqi.
HMC merupakan salah satu ajang kebersamaan untuk semakin dekat dengan pecinta modifikasi. Meskipun HMC digelar dengan menyesuaikan kondisi saat ini, namun karya modifikasi dari setiap peserta semakin beragam. Sehingga HMC tidak hanya menjadi sekedar ajang apresiasi, namun juga menjadi wadah inspirasi pecinta modifikasi.


































