Home Informasi Event Honda Modif Contest 2016 Seri Banjarmasin, Berkarya Tanpa Narkoba

Honda Modif Contest 2016 Seri Banjarmasin, Berkarya Tanpa Narkoba

0 618
Honda Modif Contest (HMC) 2016, Seri Banjarmasin Berkarya Tanpa Narkoba

Banjarbaru- Tiap serinya, Honda Modif Contest (HMC) selalu menghadirkan tamu-tamu kejutan. Seperti di seri HMC Banjarmasin (16-17/4) lalu di pelataran parkir Samsat Banjarmasin, menghadirkan Badan Narkotika Nasional (BNN). Lantas apa hubungannya dengan kontes? Seperti diketahui, peserta kontes seperti HMC memiliki usia produktif dan rawan terkena narkoba. Nah, BNN mencoba untuk berkampanye melawan narkotika. “Gunakan waktu agar diisi dengan kegiatan positif seperti kontes HMC ini agar terhindar dari jerat narkoba. Berkaryalah tanpa narkoba,” tutur AKBP Muhammad Ilyas. Sos. MM, kepala BNN kota Banjarmasin.

Kampanye anti-narkoba tampaknya sukses. Banjarmasin yang berada di peringkat 17 dalam kategori penggunaan narkoba, dianggap berhasil dalam berkampanye. Hal itu dibuktikan dengan kian banyaknya peserta yang terangkul dalam HMC. Artinya, kegiatan positif benar-benar digunakan oleh para pemuda di Banjarmasin. Dalam tahun ketiga penyelenggaraan HMC, ini merupakan tahun terbaik. Tercatat 158 motor terdaftar menjadi peserta dari tahun lalu yang hanya 122 peserta. Artinya terjadi peningkatan hingga 29,5% dibanding tahun sebelumnya.

“Pasar kami saat ini sesuai dengan yang ada di Banjarmasin. Terutama kaum muda yang suka motor klasik. Oleh sebab itu, Scoopy tercatat sebagai penjualan tertinggi di antara matik lainnya. Anak-anak muda melihat peluang besar karena Scoopy dapat dengan mudah dimodifikasi,” tutur M. Riyadhin Lutfi A.R, marketing communication Trio Motor main dealer Honda Kalsel & Kalteng ini. Tidak hanya soal jumlah peserta, secara kualitas pun diakui salah satu juri HMC bahwa Banjarmasin mengalami peningkatan pesat dari kualitas modifikasi. “Kualitasnya sangat meningkat dengan pesat. Tidak ada kata asal-asalan lagi dalam memodifikasi,” papar Indra Pranajaya, salah satu juri HMC Ke depan, diharapkan, modifikator Banjarmasin mampu memberikan warna di dunia modifikasi Indonesia dengan memunculkan ciri khas ibu kota Kalimantan Selatan ini.